Let's Share Your EDUCATION, PARENTING and ENVIRONMENT Experiences

Related Media: environment

Related Media: environment

Semut & Belalang

Semut & Belalang

SEMUT DAN BELALANG Naskah: Idris Klana & M. Faisal Rasyidi BABAK I ADEGAN I Disebuah tanah lapang, tampaklah semut-semut sedang bekerja mengumpulkan makanan dengan gembira. Mereka bekerja sambil bernyanyi dengan riang. Semut-semut : Kamilah semut-semut ceria Selalu bekerja dengan gembira Tak pernah jemu, tak pernah lelah Karena kerja adalah ibadah Kamilah semut-semut periang Selalu bekerjaRead more about Semut & Belalang[…]

poster-kompetisi-bank-sampah
Masa depan adalah sesuatu yang dahsyat. Berbagai cara untuk menggapainya menderas menghampiri kehidupan kita, terutama anak-anak. Saking derasnya, amat sulit membedakan mana cara yang hak dan yang bathil Potensi dalam diri anak adalah sesuatu benda yang dahsyat pula. Sejarah keagungan generasi demi generasi membuktikan dan mengajarkan bahwa setiap zaman yang menumbuhkan dan membina anak-anak dengan bertopang kepada kemerdekaan fitrah akan melahirkan lapisan generasi emas yang sukar dilupakan. Berbagai upaya telah banyak dilakukan untuk menciptakan generasi bangsa yang handal. Salah satunya melalui lembaga pendidikan formal baik dari pendidikan usia dini hingga perguruan tinggi. Ironisnya, cerita tentang banyak sekolah yang mengajarkan sesuatu yang jauh dari kehidupan yang mereka alami dan hanya memfokuskan pada kecerdasan intelektual saja sangat biasa kita dengar. Sehingga, anak-anak yang notabene adalah generasi harapan, menjadi tidak mampu mengaitkan, memahami apa yang mereka pelajari dengan pengalaman langsung. Keadaan ini diperparah dengan kurangnya kegiatan-kegiatan positif yang dapat mengakomodir segala potensi, minat dan bakat yang anak miliki seusai jam sekolah. Sementara 80 % sisa waktu yang dipergunakan oleh setiap anak adalah setelah waktu sekolah . Untuk itu perlu ada keseimbangan kegiatan ataupun program yang mampu mengakomodir segala potensi, minat dan bakat anak yang tidak mereka dapati di lembaga-lembaga pendidikan formal. Salah satu upaya keseimbangan itu adalah dengan merekayasa sebuah system Pendidikan & kegiatan bagi para anak atau generasi muda diluar waktu sekolah yang dapat mengakomodir segala potensi, minat dan bakat anak serta dapat menjauhkan anak-anak dari pengaruh dan prilaku negatif. Selamat bergabung dalam komunitas Rumah Pelangi Tangerang..... selamat Memaknai asa tak berbilang...
SEMUT DAN BELALANG Naskah: Idris Klana & M. Faisal Rasyidi BABAK I ADEGAN I Disebuah tanah lapang, tampaklah semut-semut sedang bekerja mengumpulkan makanan dengan gembira. Mereka bekerja sambil bernyanyi dengan riang. Semut-semut : Kamilah semut-semut ceria Selalu bekerja dengan gembira Tak pernah jemu, tak pernah lelah Karena kerja adalah ibadah Kamilah semut-semut periang Selalu bekerja dengan senang Agar selalu hidup tenang Walau badai kan menerjang Ayo kerja, Ayo bergembira Hilangkanlah seluruh duka lara Ayo kerja bersama-sama Kita kuat dengan bekerja Ketika para semut sedang asyik bekerja, datanglah beberapa ekor belalang. Mereka tampak sedang bersenang-senang dan menikmati indahya hari. Para Belalang : Kamilah para belalang Selalu bersenang-senang Sepanjang hari selalu riang Menari-nari ditengah padang Para belalang tak pernah susah Karena kami tak mau lelah Untuk apa bersusah payah Karena makanan banyak melimpah Untuk apa kita bekerja Hanya akan mendapat lelah Lebih baik bersenang-senang Dipagi hari, siang dan petang Sejenak semut-semut terpaku melihat dan mendengar nyanyian para belalang. Namun mereka kembali meneruskan bekerja sambil bernyanyi mengingatkan para belalang. Semut-semut : Bermalasan tiada berguna Hanya akan buat sengsara Bila engkau tiada bekerja Sesal nanti baru dirasa Ayo kerja, Ayo bergembira Hilangkanlah seluruh duka lara Ayo kerja bersama-sama Kita kuat dengan bekerja Para Belalang : Untuk apa kita bekerja Hanya akan mendapat lelah Lebih baik bersenang-senang Dipagi hari, siang dan petang Semut-semut : Ayo kerja, Ayo bergembira Hilangkanlah seluruh duka lara Ayo kerja bersama-sama Kita kuat dengan bekerja Semut-semut beranjak pergi sambil membawa makanan yang berhasil mereka dapatkan. Para Belalang masih saja terus menari-nari dan bernyanyi gembira. Bahkan diantara beberapa gerakan tarian para belalang ada yang terkesan mengejek semut-semut. Semut- semut : Belalang oh belalang Tak mau diingatkan Kasihan oh kasihan Jika musim penghujan datang Semut-semut keluar. Para belalang masih terus menari dan bernyanyi. ADEGAN II Ketika para belalang sedang asyik bernyanyi dan menari, tiba-tiba datanglah angin kencang. Mereka saling berpegangan satu sama lain. Bukannya takut, para belalang malah bernyanyi menantang angin. Para Belalang : Kamilah para belalang Serangga kuat yang kan menghadang Setiap hembusan angin yang kencang Dengan gagah siap menantang Jangan takut jangan kau gentar Meski jantung terus berdebar Kita ini serangga kekar Meski angin kencang menghajar Kali ini angin semakin kencang. Para belalang terpontang-panting tertiup angin. Bukan hanya angin saja, tapi juga hujan yang sangat deras mengguyur seluruh permukaan padang. Para Belalang : Badai terlalu kuat…, Hujan terlalu deras…, Bertahanlah…, Bertahanlah…, Badai semakin hebat…, Hujan semakin dahsyat…, Berlindunglah…, Berlindunglah…, Toloooong……!! Para belalang kebingungan…, kalang kabut…, panik…, terseok-seok dihantam badai. ADEGAN III Hujan Reda, Angin kencang menghilang. Kini tinggal sisa-sisa hujan dan genangan air dimana-mana. Para belalang terlihat bergelimpangan disekitar padang. Satu persatu para belalang mencoba bangkit. Tapi mereka terlalu lelah setelah badai tadi. Para Belalang : Sialnya oh betapa sialnya Semua hancur berkalang tanah Badan yang kuat kini melemah Untuk bangkitpun tak berdaya Lelahnya oh betapa lelahnya Dengan sisa tenaga yang ada Mari kita mulai bekerja Agar hidup lebih terjaga Laparnya oh betapa laparnya Tak ada lagi makanan tersisa Semua musnah diterjang badai Karena kita sudahlah lalai Mereka terlihat kelaparan. Beberapa mencoba untuk mencari makanan yang tersisa. Tapi semua telah musnah, hancur diterjang badai. Para belalang kembali terakapar tak sadarkan diri. ADEGAN IV Semut-semut keluar dari sarang mereka. Beberapa diantaranya melihat belalang yang sedang terkapar tak berdaya. Semut- Semut : Lihatlah, hai lihatlah Kawan-kawan semua Ada makhluk merana sedang berkalang tanah Ayo-ayo semua Kita bantu mereka Hilangkan duka lara Dari semua bencana Semut-semut bekerja sama mengangkat dan membantu belalang untuk bangkit. Beberapa semut yang lain memberikan makanan kepada para belalang. Para Belalang : Apa hendak dikata Pada semut mulia Yang selalu bekerja Dan menolong sesama Semut-semut : Terima kasihlah saja Pada Allah ta’ala Karena kami semua Hanya hamba-hambanya Ayo-ayo semua Kita mulai bekerja Marilah bergembira Hilangkan duka lara. Para belalang bangkit, mereka telah tampak sehat kembali. Lalu semut-semutpun mengantar para belalang pulang. Exit. BABAK II ADEGAN I Pada hari yang lain, semut-semut sedang asyik mengumpulkan makanan sambil menari dan bernyanyi. Semut-Semut : Kamilah semut-semut ceria Selalu bekerja dengan gembira Tak pernah jemu, tak pernah lelah Karena kerja adalah ibadah Kamilah semut-semut periang Selalu bekerja dengan senang Agar selalu hidup tenang Walau badai kan menerjang Ayo kerja, Ayo bergembira Hilangkanlah seluruh duka lara Ayo kerja bersama-sama Kita kuat dengan bekerja Tiba-tiba datanglah dua ekor kumbang koksi yang sangat besar merampas makanan yang telah dikumpulkan oleh semut-semut. Kumbang Koksi : Hahaha…, hihihi Kami si kumbang koksi Hahaha…, hihihi…, Kumbang yang paling berani Mereka menakut-nakuti semut-semut dengan badan mereka yang besar. Semut-semut berkumpul ketakutan. Inilah kami Kumbang yang pemberani Tak pernah takut Pada semut pengecut Kembali kumbang koksi menakut-nakuti semut-semut dan merampas makanan yang mereka punya. Semut-semut semakin ketakutan. Hahaha…, hihihi Kami si kumbang koksi Hahaha…, hihihi…, Kumbang yang paling berani Kumbang koksi semakin menjadi-jadi menakut-nakuti dan merampas makanan semut-semut. Kali ini semut-semut tidak diam saja, mereka berusaha melawan. Tapi dua ekor kumbang koksi tersebut benar-benar hebat dan kuat. Apa lagi dengan senjata gas beracun yang dikeluarkannya. ADEGAN II Sementara semut-semut terpojok dan tak berdaya, datanglah para belalang. Melihat semut-semut yang pernah menolongnya, para belalang langsung bersiap siaga untuk menghadapi kumbang koksi. Para Belalang : Hai kumbang yang licik Janganlah engkau picik Ayo hadapi kami Belalang pemberani Semut makhluk yang kecil Janganlah engkau usil Semut makhluk yang lucu Janganlah engkau ganggu Kumbang koksi berbalik arah menghadapi para belalng. Mereka tampaknya marah besar karena kesenangannya diganggu. Kumbang Koksi : Wahai para belalang Kau buat kami berang Kalau memang berani Ayo maju kemari Maka terjadilah pertarungan antara para belalang dan kumbang koksi. Pertarungan berlangsung lama dan menegangkan. Hingga akhirnya para belalang berhasil mengusir kumbang koksi. Semut-semut bersorak gembira menyambut kemenangan para belalang. ADEGAN III Semut-semut menghampiri para belalang, mereka saling bersalaman dan berpelukan. Lalu semua membentuk formasi untuk menari dan bernyanyi bersama. Semut & Belalang : Marilah kawan-kawan semua Kita mengambil pelajaran dan hikmah Semut dan belalang dalam sebuah kisah Kisah yang indah tentang bekerja sama Marilah kawan-kawan semua Kita gembira bernyanyi bersama Tentang kisah semut dan belalang Binatang kecil yang selalu periang Semut dan belalang makhluk Allah ta’ala Selalu ceria selalu bergembira Semut dan belalang makhluk Allah ta’ala Mampu memberi pelajaran dan hikmah Idris Klana & M. Faisal Rasyidi
[gallery columns="4"]
SUCI (bersih, tak bernoda). ayah bunda mengenalkan makna suci kepada anak-anak haruslah sesuai dengan tahapan usianya. Ketika mereka masih kanak-kanak, kata suci identik dengan bersih secara jasmani...Bertahap, anakpun dikenalkan bahwa makna suci memiliki arti yang lebih dalam konteks spiritual. Jika anak ayah bunda sudah mulai menginjak masa pra remaja, mulailah mengenalkan pada konsep kesucian hati, yang akan mengantarkan mereka pada keikhlasan dalam setiap tindakan/perbuatan; berbuat hanya dan karean Allah saja. MENANG (unggul, mengalahkan diri sendiri). ayah bunda anak-anak lebih mudah mengenal dan memahami kata menang saat mereka terlibat dalam kegiatan lomba atau kompetisi, karena jika ada yang menang pasti ada yang kalah. Padahal, menang punya makna yang jauh lebih dalam. Tapi itu tidak masalah... Biarkan anak-anak kita memahaminya secara bertahap. Perlahan tapi pasti, mereka akan tahu, menang bukan sekedar mengalahkanmusuh atau lawannya. Menang intinya berarti mampu melawan atau mengelola keinginan atau hawa nafsu yang datang dari dalam dirinya sendiri. Terutama apabila harus memenangkan pikiran, niat atau nafsu yang tak baik. Menang juga tidak harus mendapat hadiah yang sifatnya materi. Atas kemenangannya, anak-anak juga bisa mendapat apresiasi berupa kemudahan yang diberikan oelh orang-orang di sekitarnya. Jika memperoleh kemenangan, ayah bunda haruslah mengingatkan agar anak-anak tidak menjadi sombong. sebaliknya, jika anak-anak mengalami kekalahan, juga tak boleh putus asa, agar pada kesempatan berikutnya dengan usaha yang lebih maksimal bisa menjadi pemenang... SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1434 H...MOHON MAAF LAHIR BATIN
1959356_702784346451342_945553006_n JAKARTA GREEN & CLEAN 2014 a) Pengumpulan dan pengelolaan sampah melalui Program Bank Sampah - Bank sampah level silver, gold, dan platinum : akan dikembangkan menjadi unit usaha produktif ekonomi dengan target output peningkatan signifikan dalam penyerapan sampah dan omset penjualan sampah dan pemberdayaan masyarakat dan anggota dari bank sampah dalam pengembangan usaha bank sampah. - Bank sampah level white dan blue : akan dikembangkan dalam penguatan sistem manajemen bank sampah, keorganisasian, dan pemberdayaan masyarakat. b) Pengurangan penggunaan air melalui Edukasi Penghematan Air Edukasi penghematan air akan difokuskan dalam beberapa kegiatan sehari – hari diantaranya : mencuci baju, mandi dan keramas, sikat gigi, mencuci tangan, mencuci piring, dan membersihkan lantai. Selain itu, juga diinisiasi usaha kolektif akan konservasi dan penghematan air di komunitas & masyarakat c) Program Urban Farming. Program edukasi dan pendampingan wilayah untuk melakukan penanaman sayur mayur kebutuhan keluarga di pekarangan rumah. d) Pengembangan Paguyuban untuk edukasi pilar USLP Unilever Yayasan Unilever Indonesia akan mensosialisasikan pilar-pilar program berkelanjutan Unilever (USLP) 1891205_702784313118012_1211535233_n 1970833_702784279784682_994660512_n
[gmedia id=2]
Sosialisasi & Edukasi Sistem Bank Sampah di RW 05
Pemasangan Visibility Bank Sampah di wilayah DKI Jakarta yang di inisiasi oleh Yayasan Unilever Indonesia
[gmedia id=7]
Ada yang suasana yang berbeda di RT 01 Rw 02 Muncul Serpong Tangerang Selatan pada tanggal 5 April 2015. suasana dimana beberapa warga, tua, muda bahkan anak-anak mendatangi saung dengan membawa sampah dari rumah masing-masing. Ada apa gerangan???? "ayo..ayo...bawa sampahnya...timbang sampahnya....catat dan rasakan manfaatnya membawa sampah kesini" seru bang emin kepada warga yang hadir ataupun yang hanya melongo kebingungan. begitulah suasana pertama kali penimbangan sampah anorganik rumah tangga di bank sampah yang berada di RT 01 RW 02 Muncul Serpong setelah para warga mengikuti edukasi dan sosialisasi Bank Sampah di wilayahnya... ayo siapa lagi yang mau berbuat untuk keluarga, masyarakat dan lingkungan kita.. IMG-20150405-WA0030 IMG-20150405-WA0031
Forum Group Discussion - Jakarta Green and Clean 2015
[gmedia id=14] Memperingati hari Bumi 22 April 2015, SMP Global Islamic School mengadakan workshop daur ulang bersama Rumah Pelangi. Workshop yang dilaksanakan selama 2 jam ini disambut sukacita oleh para siswa. Berbagai kegiatan daur ulang pun berjalan dengan lancar. para siswa dimotivasi untuk mendaur ulang sampah kertas, plastik kemasan dan botol plastik menjadi barang yang dapat berguna...wow seru abisss!!!
[gmedia id=18] Satu wilayah di kota Bekasi kembali bergabung ,kali ini Tim dari RUMAH PELANGI mensosialisasikan Program JAKARTA GREEN COLLECTION di Wilayah Rt 02 Rw 06 Kel.JatiWarna.Kec.Pondok Melati,Antusias Para warga dan Kader wilayah sangat tinggi.Pembentukan dan workshop pengurus pun dilakukan tgl 2 Mei 2015..Bank sampah yang diberi nama ANGGREK PELANGI itu pun sudah menjadwalkan penimbangan pertama yaitu pada hari Minggu,10 Mei 2015,..."Semoga kegiatan ini bisa meng-edukasi warga tentang pengelolaan sampah dan bisa mengurangi jumlah sampah yang terbuang ke TPA di wilayah ini..."harapan Bp.Budi Yuwono,salah seorang Avengelist di wilayah tersebut...semangat yaaa....!!!
[gmedia id=20] Penimbangan perdana Bank Sampah Nasio yang berlokasi di samping Kantor RW 15 Perumahan Bumi Nasio Indah telah dilakukan pada hari Minggu,3 Mei 2015.Antusias para Warga,Kader dan Stakeholder Wilayah sangat terlihat pasa saat itu.Nasabah dan Kader Bank sampah ini tidak hanya dari Rw 15,namun juga melibatkan Rw 16 yang juga berada diwilayah Perumahan tersebut. ....semoga terus berlanjut...semangat,.....!!
[gmedia id=25] suasana Forum Group Discussion & Pelatihan Bank Sampah Berbasis Masyarakat di Desa Mekarwangi Kec. Ibu Kab. Bandung tanggal 7 - 9 Mei 2015
Flyer point reward kp2 Point reward & Apresiasi Bank Sampah adalah sebuah program penghargaan kepada para nasabah bank sampah di wilayahnya masing-masing atas partisipasi dan komitmen warga masyarakat dalam pengelolaan sampah dan lingkungan hidup. Point Reward & Apresiasi Bank Sampah juga telah dilakukan pada tanggal 16 & 17 Mei 2015 di wilayah Cipinang Besar Selatan & Mampang Prapatan.
Suasana antusias terlihat di wajah para kader PKK Taman Terpadu Ramah Anak (TTRA) Sungai Bambu Jakarta Utara saat mengikuti Workshop Bank Sampah & Daur Ulang bersama Rumah Pelangi pada hari Senin, 25 Mei 2015. [gmedia id=27] Program Taman Terpadu Ramah Anak (TTRA) ini diinisiasi oleh PT. Unilever Indonesia Tbk dengan TP PKK Provinsi DKI Jakarta khususnya di 6 wilayah titik Taman Terpadu Ramah Anak (TTRA) antar lain: 1. Sungai Bambu, Jakarta Utara 2. Gandaria Selatan, Jakarta Selatan 3. Cideng, Jakarta Pusat 4. Cililitan, Jakarta Timur 5. Kembangan, Jakarta Barat 6. Pulau Untung Jawa, Kep. Seribu Program ini bertujuan antara lain: 1. Meningkatnya pengetahuan kader & masyarakat setempat akan Pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) 2. Meningkatkan kesadaran masyarakat setempat akan pentingnya PHBS dan kesehatan lingkungan untuk meningkatkan derajat kesehatan diri & keluarga. 3. Meningkatkan keterampilan kader & masyarakat setempat (di 6 Titik TTRA bagaimana mengelola sampah dan menjadikan sampah menjadi barang yang mempunyai nilai jual. Ayo dukung terus Taman Terpadu Ramah Anak...
Pertemuan Pelaku Bisnis dalam Pengelolaan Sampah
Grafik BS Sangkan LivOpen Phase III kuantitatif BS sangkan Amanah
LivOpen Phase III TIDAS 13 LivOpen Phase III
Tantangan mendidik anak di era digital dan new media kini menjadi lebih sulit. Perbedaan latar belakang pengasuhan, kebutuhan dan harapan seringkali menjadi pemantik masalah hubungan suami istri. Berbagai masalah komunikasi pasangan akan mengakibatkan iklim rumah tangga tidak nyaman, berdampak pada anak yang diasuh dengan bentakan, akhirnya anak menjadi pembentak. Otak reptil menguasai mereka. Meski telah hidup bersama sekian tahun, masih saja ada saatnya merasa tidak nyambung satu sama lain. Maka dibutuhkan bagaimana pola keselarasan pasangan dalam komunikasi sebagai hal mendasar. Karena komunikasi adalah jembatan untuk saling memahami dan memenuhi harapan keduanya. Yayasan Rumah Pelangi Tangerang menjembatani hal tersebut melalui forum seminar "KOMUNIKASI PASANGAN" yang akan memberikan gambaran komprehensif bahwa pasangan Ayah dan Bunda atau suami istri harus menjadi trendsetter dalam membentuk keluarga yang baik. Ikuti unforgettable moment bersama pasangan dalam seminar parenting "KOMUNIKASI PASANGAN"
seminar parentingTantangan mendidik anak di era digital dan new media kini menjadi lebih sulit. Perbedaan latar belakang pengasuhan, kebutuhan dan harapan seringkali menjadi pemantik masalah hubungan suami istri. Berbagai masalah komunikasi pasangan akan mengakibatkan iklim rumah tangga tidak nyaman, berdampak pada anak yang diasuh dengan bentakan, akhirnya anak menjadi pembentak. Otak reptil menguasai mereka. Meski telah hidup bersama sekian tahun, masih saja ada saatnya merasa tidak nyambung satu sama lain. Maka dibutuhkan bagaimana pola keselarasan pasangan dalam komunikasi sebagai hal mendasar. Karena komunikasi adalah jembatan untuk saling memahami dan memenuhi harapan keduanya. Yayasan Rumah Pelangi Tangerang menjembatani hal tersebut melalui forum seminar "KOMUNIKASI PASANGAN" yang akan memberikan gambaran komprehensif bahwa pasangan Ayah dan Bunda atau suami istri harus menjadi trendsetter dalam membentuk keluarga yang baik. Ikuti unforgettable moment bersama pasangan dalam seminar parenting "KOMUNIKASI PASANGAN"
02-backdrop-simulasi-mekanisme-180x100cm-print
Sosialisasi & Pelatihan Bank Sampah DAS Ciliwung Bogor bersama Yayasan Rumah Pelangi, 8 September 2016 479110e4-7f39-4055-b5ba-ee69ee4c15ed a3cc635a-14f0-46d5-9af7-cfa9770a82d6 af90d3ac-ece2-4c09-a377-36b82c2ccd5d d1ca8a9d-2a1b-4e89-aa8f-61d0ecdf59f0
Sosialisasi Bank Sampah RW 05 Johar Baru 63a900b2-42a0-43f4-b29f-f3d3a4f380c2 e8a4180d-7ded-4653-a93f-de6afc4b8c60
Sosialisasi & Penimbangan perdana Bank Sampah Kenanga Rw 07 Tanjung Duren Utara 05e83f01-551a-4176-b5bf-c32ee5a0c280 8a5befea-3a0e-48ea-9a07-2376891a1ce4 95f75a1e-f49a-4fb1-be9e-30fdf50d82f5
Pelatihan Membuat Hidroponik dengan konsep 3 R 98a6d9bd-fb1c-45c9-9d25-89c0562e69b0 779c9102-f119-406e-a232-2d2e950a2c81 5928d78a-3450-4b15-a228-e4b9f8badc94 d33362cb-cfa1-4cb5-b488-7f908f641450
Dunia anak-anak adalah dunia yang penuh keceriaan, kegembiraan dan sarat makna. Dalam diri setiap anak tersimpan mutiara berharga yang menanti sentuhan orang tua dan lingkungan agar berpedaran darinya kilauan cahaya bukan sebaliknya redup, buram bahkan gelap gulita. Untuk itu kami Yayasan Rumah Pelangi yang menaungi konsep pendidikan dan pembelajaran TK Islam Qur’ani Kampong Pondoks mencoba mewujudkan lingkungan belajar yang mampu menstimulan kilauan permata dari anak-anak kita. 87ecb9d1-a04e-4455-8fa5-3d001a764580 8ce5a23f-f421-4df5-b9ae-ac3d5f337f96 Lingkungan belajar yang dilakukan melalui pendekatan Active Learning dan disampaikan dengan penuh kehangatan tanpa tekanan dan paksaan sehingga sekolah tidak menjadi suatu hal yang menakutkan dan membosankan yang akan meredupkan nur ilahi dalam diri anak-anak. Melainkan menjadi tempat yang menarik, menyenangkan dan mampu mengeluarkan segala potensi yang dimiliki setiap anak. Penting bagi kita untuk dapat mengenal karakter masing-masing anak, karena anak adalah pribadi yang unik dan membawa fitrahnya sendiri-sendiri untuk berkembang sesuai dengan perkembangan intelektual, emosional, sosial dan fisiknya dengan berpusat pada nilai-nilai spiritual. Tapi harapan ini tentunya akan sia-sia tanpa dukungan dan keterlibatan seluruh stake holder TK Islam Qur’ani Kampong Pondoks. Oleh karenanya “selamat datang ....marbahan...ahlan wa sahlan” di sekolah kami yang menyenangkan ini. “Welcome To Our Happy School” Kami akan sangat berbahagia untuk dapat bekerjasama, mendengarkan, menerima segala masukan demi mewujudkan generasi qur’ani yang kita dambakan dan cita-citakan bersama. 1c3346e5-f09a-4e5f-a831-5e21360fab23 4a81e0f8-81b7-463b-941d-503a1491e0e3 b177ce74-de59-4768-8ac4-85d2847d84bc 960cfeed-8c91-4db4-afe7-76058fa7d9b2 42cc1df5-0a68-4922-b6f8-6664d7710fdf 026e3a90-9f8f-4a83-9fe8-7d87b5150659 img_20160725_081422 img_20160725_080505 img_20160725_080455 img_20160723_094144 d603752e-9dfd-4e58-8a17-d168462f8b48 9ccf243c-e5be-4794-a102-230ba250ce0c
c2a857ff-4e3e-4147-9389-9b498bb80630 Alhamdulillah....pengecoran Masjid Pondok Pesantren Kampong Pondoks pun dimulai....semoga Allah memberikan ganjaran yang berlipat ganda kepada semua pihak yang berpartisipasi dalam pembangunan Masjid Pondok Pesantren Kampong Pondoks baik berupa materi, tenaga ataupun doa...Jazakallah Khoirul jadza.. 8e054ada-55ef-43c6-97d2-5080043d35e1
Kompetisi Bank Sampah Sekolah tingkat SD dan SMP DKI Jakarta tahun 2016 adalah kompetisi Bank sampah yang diinisiasi oleh Danone Indonesia dan Yayasan Rumah Pelangi bekerjasama dengan dinas / instansi terkait. Adapun petunjuk pelaksanaan kegiatan tersebut adalah sebagai berikut silahkan download Formulir & Juknis.
Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna Daur Ulang Sampah Tingkat SMA/SMK Provinsi DKI Jakarta adalah program yang diinisiasi oleh Danone Indonesia dan Yayasan Rumah Pelangi bekerjasama dengan dinas / instansi terkait
ayo buat kamu-kamu para pelajar yang kreatif, inovatif dan peduli sama lingkungan...ikuti dan daftarkan Bank Sampah yang ada di sekolah kamu serta ide inovatif dalam Kompetisi Bank Sampah Tingkat SD dan SMP dan Kompetisi Inovasi Teknologi Daur Ulang Sampah Tingkat SMA dan sederajat Provinsi DKI Jakarta... ayo beraksi untuk kota Jakarta yang lebih Bersih dan Hijau...
Puluhan Sekolah Ikuti Kompetisi Bank Sampah Puluhan Sekolah Ikuti Kompetisi Teknologi Daur Ulang Sampah Puluhan Sekolah di DKI Jakarta Ikuti Kompetisi Bank Sampah
Sampah tak ubahnya bagian tak terpisahkan dari hidup kita. Setiap hari sekurang-kurangnya 6 Kg sampah dihasilkan dari rumah kita. Setiap hari 6700 ton sampah di angkut ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah. Setiap hari, bau tak sedap, penyakit, musibah dan nestapa akibat sampah mengintai diri kita dan keluarga.... Akankah kita berdiam diri..... Ayo sudah saatnya kita bergandengan tangan, kurangi sampah, hijaukan kembali bumi agar hidup kita lebih sehat. Berikut Program Kemitraan Yayasan Rumah Pelangi Bersama Stakeholder dalam bidang Lingkungan: 1. PROGRAM JAKARTA GREEN AND CLEAN 2017- Program Lingkungan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat yang diinisiasi oleh Yayasan Unilever Bekerjasama dengan Yayasan Rumah Pelangi (Yasrupel) yang meliputi Wilayah: Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Cikarang. 2. PROGRAM ECO VILLAGE - Yayasan Unilever Indonesia & Yasrupel di Desa Suradita Cisauk Kabupaten Tangerang 3. PROGRAM EDUKASI KOMPOS - Yayasan Unilever Indonesia & Yasrupel di Desa Kohod Kabupaten Tangerang 4. PROGRAM BANK SAMPAH INDUK & PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK- Program yang diinisiasi oleh Danone Indonesia & Yasrupel di wilayah DKI Jakarta 5. PROGRAM BANK SAMPAH DI KEPULAUAN SERIBU - Danone Indonesia & Yasrupel di Pulau Untung Jawa Kepulauan Seribu 6. PELATIHAN SISTEM BANK SAMPAH DALAM PROGRAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT - bersama PT Indofood Sukses Makmur Tbk & Yasrupel di Wilayah DKI Jakarta 7. PROGRAM ECO VILLAGE BERSAMA KECAP BANGO di Wilayah Subang Jawa Barat
Yayasan Rumah Pelangi (Yasrupel) membuka peluang bagi setiap individu yang memiliki komitmen, semangat dan minat dibidang lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat atau komunitas untuk bergabung menjadi Green Volunteers Yasrupel menuju Indonesia Sehat, Hijau & Bersih sampah.