Tips: Membangun Dialog Positif pada Anak
Submitted by Rumah Pelangi on Tue, 24/06/2008 - 16:09
Beberapa tips berikut dapat anda coba untuk membangun dialog yang mampu memberikan dialog positif pada anak.
- Lakukan percakapan terarah secara wajar (tidak formal). Arahkan pemikiran anak pada kebenaran yang harus dipelajarinya.
- Ikutilah peraturan-peraturan sederhana ini :
- Berbicaralah pada anak secara berhadapan dengan pandangan mata sama.
- Gunakanlah nama panggilan anak sesering mungkin.
- Seringlah tersenyum waktu bercakap-cakap.
- Bersikaplah tenang dan perhatikan gerak-gerik anak.
- Dengarkan dengan seksama apa yang dikatakannya.
- Bimbinglah anak untuk mengerti perasaannya sebelum anak mampu menjelaskan perasaannya pada orang lain. Ia membutuhkan pertolongan orang dewasa untuk menjelaskan perasaannya, baik senang maupun sedih. Membantu anak menjelaskan perasaan, misalnya dengan mengatakan:
-
"Dari senyummu ibu tahu bahwa kamu puas berhasil menyelesaikan permainan teka-teki itu” (sebagai contoh perasaan bahagia).
Anak juga perlu dibantu dalam menyatakan perasaan sedih atau kecewa. Misalnya, saat seorang anak menangis di hari pertama masuk sekolahnya, ibu guru dapat membantu anak menjelaskan perasaannya dengan mengatakan:
- “Ibu (guru) tahu kamu sedih karena ibumu tidak berasa di kelas ini, tapi ia sudah berjanji akan menjemput mu pulang nanti.”
Meskipun belum tentu anak akan diam, namun bila perasaannya dimengerti, anak akan lebih cepat merasa tenang daripada mendengar komentar “Jangan menangis, semua akan menjadi menyenangkan disini.” (Fitri)
-
