Bohong, Sumpah, Hiperaktif, Penyebab Pemukulan Anak?
Tingkah laku lain yang menyebabkan anak sering menerima tindakan pemukulan ialah berbohong dan bersumpah yang merupakan dampak dari sikap hilang percaya diri anak dan orang tua, hiperaktif dan agresif, perkelahian antara anak-anak sendiri dan dengan anak-anak tetangga, penggunaan kata-kata yang tidak sopan dan enggan melaksanakan kewajiban tidak patuh.
Tentu tidak seorang pun dari kita yang bisa menerima tingkah laku anak seperti ini, tapi apakah tindakan pemukulan bisa menjamin mereka untuk tidak bertindak demikian? Mungkin ia dapat membantu untuk waktu tertentu, tetapi ia sama sekali tidak akan dapat membantu untuk merubah tingkah laku anak menjadi baik.
Bagaimana mungkin anak baik bisa belajar dengan tindakan pemukulan? Kami telah menjelaskan pada bagian sebelumnya bahwa perbuatan atau tingkah laku yang ingin kita ajarkan kepada anak-anak harus dilakukan dengan empat cara.
Pertama, melakukan perbuatan tersebut di depan mereka. Kedua, melakukan bersama mereka. Ketiga, memantau ketika mereka melakukan perbuatan ini. Keempat, membiarkan dan hanya memantau mereka dari jauh kemudian tidak terlibat kecuali mereka memerlukannya. Bagaimana menyesuaikan langkah-langkah yang empat ini untuk mengajar mereka tingkah laku yang baik?
Jika anak-anak sering berkelahi antara sesama saudara, bagaimana cara kita mengajarkan mereka, agar mereka bisa bermain-main bersama tanpa perkelahian?
Pertama, memperlihatkan permainan di depan mereka dan menjelaskan kepada mereka kebaikan, syarat, dan cara-cara bermain.
Kedua, ikut bermain bersama mereka, menjelaskan kepada mereka peraturan dan cara bermain. Dan ketiga, memantau mereka bermain dari dekat dan tidak ikut campur, kecuali mereka memerlukan dan tidak memihak kepada salah satu dari mereka khususnya kepada yang lebih kecil.
Baca juga artikel kami sebelumnya tentang pemukulan anak di "Prestasi Belajar Anak Menurun, Kok Memukul?".
Sumber Bacaan: Mendidik Mentalitas Anak. Oleh Abla Bassat Gomma. Terbitan Samudera. (Ze)

berbohong
biasanya berbohong itu takut ga boleh, takut dimarahin, jadi akan diperbolehkan cari aman yaitu berbohong :D