Problematika Pelangi
Bohong, Sumpah, Hiperaktif, Penyebab Pemukulan Anak?
Submitted by Rumah Pelangi on Wed, 25/06/2008 - 09:03Tingkah laku lain yang menyebabkan anak sering menerima tindakan pemukulan ialah berbohong dan bersumpah yang merupakan dampak dari sikap hilang percaya diri anak dan orang tua, hiperaktif dan agresif, perkelahian antara anak-anak sendiri dan dengan anak-anak tetangga, penggunaan kata-kata yang tidak sopan dan enggan melaksanakan kewajiban tidak patuh.
Tentu tidak seorang pun dari kita yang bisa menerima tingkah laku anak seperti ini, tapi apakah tindakan pemukulan bisa menjamin mereka untuk tidak bertindak demikian? Mungkin ia dapat membantu untuk waktu tertentu, tetapi ia sama sekali tidak akan dapat membantu untuk merubah tingkah laku anak menjadi baik.
Bagaimana mungkin anak baik bisa belajar dengan tindakan pemukulan? Kami telah menjelaskan pada bagian sebelumnya bahwa perbuatan atau tingkah laku yang ingin kita ajarkan kepada anak-anak harus dilakukan dengan empat cara.
Prestasi Belajar Anak Menurun, Kok Memukul?
Submitted by Rumah Pelangi on Fri, 06/06/2008 - 20:22Diantara sebab-sebab penting memukul anak ialah karena prestasi belajar yang buruk. Padahal anak jarang sekali mengalami kegagalan dalam belajar, tapi tanda-tanda kegagalan menyebabkan kedua orang tua mencaci maki bahkan memukul anak-anak mereka.
Jika tanda-tanda kegagalan anak menyebabkan ia harus menerima pemukulan, tentu ini cara yang salah – sebagian besar keluarga selalu memukul anak-anak mereka karena sikap-sikap buruk anak.
Percayalah! Cara seperti ini tidak akan bermanfaat. Meskipun kedua orang tua bertujuan menangani masalah, tetapi sebagian mereka justru cenderung menggunakan tindakan pemukulan untuk mengekspresikan sikap ketidaksukaan mereka. Tindakan pemukulan tidak akan membentuk anak menjadi baik. Sebaliknya, tindakan pemukulan justru akan menjadikan masalah semakin kompleks.
Anak akan membenci ilmu, apalagi jika cara ini dilakukan bertahun-tahun. Bahkan anak akan cenderung meninggalkan sekolah dan tidak tertarik dengan prestasi tinggi, sehingga sekolah akan menjadi persoalan yang diremehkan.
Sumber Bacaan: Mendidik Mentalitas Anak. Oleh Abla Bassat Gomma. Terbitan Samudera.
Memukul Anak, Mengapa?
Submitted by Rumah Pelangi on Fri, 06/06/2008 - 20:21Berita pemukulan apa yang paling heboh hari ini? Mengapa kita selalu bertindak agresif kepada anak-anak kita? Wajarkah jika kita menegur anak dengan pukulan? Idola kita ialah Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, beliau tidak pernah memukul seseorang dalam hidupnya, kecuali ketika beliau sedang berjuang mempertahankan agama Allah. Lalu mengapa orangtua harus memukul anak mereka dengan cara kejam?
Saya (penulis buku: Mendidik Mentalitas Anak, red) tidak berbicara tentang tindakan pemukulan yang terjadi sekali dalam sebulan, namun saya berbicara tentang anak-anak yang dipukul tiga-empat kali dalam seminggu.
Huh, cerita apa ini? Apakah anak-anak telah menjadi sangat nakal ataukah keluarga yang telah menjadi sangat emosional, hilang kesabaran, dan tidak mampu mengendalikan anak-anak mereka?
